Cinta Segitiga Menurut Logika Bodoh

Secara logika bodoh, Saya rasa ada yang salah dengan Cinta Segitiga yang kita kenal saat ini.

Ini saya coba gambarkan diagramnya

Segitiga hanya bisa terbentuk apabila ada tiga buah titik dan tiga buah garis yang saling berhubungan. A-B, B-C, dan C-A.

Jadi, dalam sebuah hubungan Cinta Segitiga, apabila Anton cinta Citra (dan sebaliknya) dan Budi cinta Citra (juga sebaliknya) maka —untuk menjamin terbentuknya suatu Cinta Segitiga yang sukses— logika bodoh mengatakan bahwa Anton harus cinta Budi juga! (dan tentu sebaliknya).

Jadi kesimpulannya:
Agar terjadi sebuah Cinta Segitiga yang sukses, salah satu hubungan yang terjadi harus merupakan hubungan cinta sesama jenis alias homosex. Betul tidak?

Mungkin seharusnya, hubungan Cinta Segitiga yang kita ketahui saat ini itu sebaiknya dinamakan jadi Cinta V saja. Terasa lebih logis.

Ada komentar?