Tahapan manusia melalui fase ini : “membina “rumah tangga”“
double quote, anehkah? jawabannya ya………
Darimana frase rumah tangga ini didapatken? Menurut penelitian seadanya dan sekenanya, dengan waktu 1 menit berpikir dan 23 jam 59 menit tidur, makan, maen dan pup, kami memperoleh kesimpulan sebagai berikut :
Rumah tangga : disingkat RT, tidak sama dengan RT (Rukun Tetangga) atau RT (ReTweet).
Rumah = Tempat tinggal, Tangga = Alat untuk naek atau turun.
kesimpulan 1 : ditinjau dari segi fisik = Orang kalo punya rumah selalu level-nya lebih tinggi atau lebih rendah dari permukaan jalan. Kalau sejajar namanya lapangan. Dalam sejarahnya ga ada orang habis nikah tinggal di lapangan… brilian.
kesimpulan 2 : ditinjau dari arti filosofi = Ini merupakan penentu kehidupan seseorang. Orang bisa jadi naek pribadi dan karirnya setelah menikah atau turun dan nge-drop karena keteteran harus bayar cicilan rumah.
Sekian
NB: kalo kata kaskus “silahkan lemparin bata merah!.. buat bikin rumah lumayan, daripada ngasih cendol ga bisa buat rumah”..
Inspired by : a silly question from Pambudi Yoga Perdana